Rakor Penilaian Kinerja Kabupaten dalam Pelaksanaan Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2019

0
95

Rakor Penilaian Kinerja Kabupaten dalam Pelaksanaan Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2019 (13/08) bertempat Hotel Sahid Sunshine Resort & Convention Jl. Raya Soreang KM. 17 Bandung. Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Bappeda Garut Agus Ismail, ST., MT didampingi Kepala Bidang Sosbud Yayan Gunawan, S.Sos., M.Si beserta tim. Turut hadir Kabid Kesling Dinas Kesehatan Kab. Garut Hj. Yeti didamping tim serta perwakilan DPMDesa Kab. Garut.

Penilaian Kinerja Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi merupakan proses penilaian kemajuan kinerja kabupaten/kota dalam melakukan upaya untuk memperbaiki konvergensi intervensi gizi (spesifik dan sensitif). Perbaikan ini dilakukan melalui pelaksanaan 8 (delapan) aksi konvergensi/integrasi dalam perencanaan, penganggaran, implementasi, pemantauan dan evaluasi program/kegiatan. Pelaksanaan aksi integrasi ini diharapkan meningkatkan jumlah Rumah Tangga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dapat mengakses intervensi gizi secara lengkap (konvergen) di Kabupaten/kota.

Tim Panelis Penilai Kinerja :
1. Sutrisno, ST.,MT Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda Provinsi Jawa Barat;
2. Sri Sudartini, MPS Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
3. Drs. Raden Julianto Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat
4. Endang Susilastuti, SE.,MPP.,MT Kepala Cabang Pendidikan Wilayah VII pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat
5. Inge Wahyu, S.KM.,MPP.,MT Kepala Bidang Pemenuhan Hal Anak (PHA) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencanaan Provinsi Jawa Barat
6. Ir. Lucky Ruswandi S.,MT Kepala Bidang Infrastruktur Permukiman pada Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat
7. Drs. H. Mohammad Hassanudin, M.Si Kepala Sub Bidang Kesehatan pada Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Provinsi Jawa Barat
8. Dr. Siska Gerfianti, MHKes, SpDLP Ketua Pokja IV pada Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)

“Alhamdulillaah, Setelah dilakukan verifikasi dokumen aksi 1 s.d. 4 Kabupaten Garut mendapat peringkat ke 2 se-Kabupaten/Kota di Jawa Barat.”, ucap Agus Ismail dalam kesempatan tersebut.

Kabupaten Garut sudah memiliki regulasi yang mendukung penanganan stunting sehingga menjadikan salah satu yang mendapatkan apresiasi dari para panelis penilai terkait dokumen dan ekpose. Pendampingan akan dilakukan dari provinsi untuk 2 Kabupaten/Kota dan pada akhir tahun 2019. (Wanty/2019/Sosbud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here